Minggu, 26 Desember 2010

Cara MengasahKecerdasan Emosi

1. Selalu hidup dengan keberanian.

Latihan dan berani mencoba hal-hal baru
akan memberikan beragam pengalaman dan
membuka pikiran dengan berbagai
kemungkinan lain dalam hidup.

2. Selalu bertanggung jawab dalam
segala hal.

Ini akan menjadi jalan untuk bisa
mendapatkan kepercayaan orang lain dan
mengendalikan kita untuk tidak mudah
menyerah. "being accountable is being
dependable"

3. Berani keluar dari zona nyaman.

Mencoba keluar dari zona nyaman akan
membuat kita bisa mengeksplorasi banyak
hal.

4. Mengenali rasa takut dan mencoba
untuk menghadapinya.

Melakukan hal ini akan membangun rasa
percaya diri dan dapat menjadi jaminan
bahwa segala sesuatu pasti ada
solusinya.

5. Bersikap rendah hati.

Mau mengakui kesalahan dalam hidup
justru dapat meningkatkan harga diri
kita.

by. Anne Ahira

Jumat, 22 Oktober 2010

Business Wisdom (tanadi santoso)

1. Kesempatan adalah kunci utama. Opportunity is the key. Tangkaplah kesempatan yang sesuai dengan “Passion” anda, carilah kesempatan yang sesuai dengan kemampuan anda. Kesempatan jadi kunci utama, ketajaman orservasi dan kejernihan analisa dibutuhkan untuk memilih kesempatan yang ada.

2. Lakukan saja. Just Go Do It. Tindakan, eksekusi, action, pada saat awal dari sebuah bisnis kecil, jauh lebih penting dari strategi yang komplek. Kerjakan, perbaiki kalau salah, lakukan dengan lebih baik lagi, dan mengalir. Lupakan “rencana jangka panjang”, perhatikan kelakuan anda hari ini, minggu ini. Perbaiki produk, layanan, dan sikap anda melayani pelanggan. Fokus pada tindakan. Kesalahan adalah hal lumrah, perbaiki secepatnya, dan lakukan lagi.

3. Jual, jual, jual. Selling is more important than Marketing. Menjual adalah kemampuan kunci yang harus ada pada setiap wiraswasta. Bakat alam atau pelatihan, tetap saja salesmanship adalah kunci utama pada pengembangan awal seorang entrepreneur. Word Of Mouth, referensi, dari mulut ke mulut (dari email ke facebook), adalah satu2nya marketing yang cocok. Iklan TV atau koran, sering terlalu mahal untuk kebanyakan wiraswasta baru. “Story” adalah senjata kuat untuk menebarkan “Core Talkable Difference” bisnis anda pada “Segmen Market” anda.

4. Carilah karyawan yang mencintai pekerjaannya dan percaya pada visi anda. Hire people who embrace your vision. Saat perusahaan masih kecil, kita tidak mampu mencari profesional yang mahal, maka penting untuk bisa memilih karyawan yang percaya dan cinta pada apa yang kita kerjakan. Kita membutuhkan skillset yang pas untuk setiap pekerjaan, tapi pada awal sebuah bisnis, kita butuh orang yang bisa “all round”, bisa macam2, dan yang terpenting punya semangat dan optimisme dan keyakinan yang tinggi akan suksesnya bisnis kita.

5. Carilah teman, sahabat, network yang mendukung bisnis anda. Build good Network. Kenalilah orang kunci yang bisa mensupport bisnis anda, bentuk jaringan persahabatan yang tepat. Jangan hanya berharap dari mereka, tapi lakukan hal2 yang menguntungkan mereka. Jadikan mereka sahabat, jadikan mereka laskar bisnis anda.

6. Belajar, belajar, belajar. Learn, re-Learn and keep Learning. Semua pemula selalu punya banyak kesalahan, baik asumsi ataupun proses berbisnis. Belajar, dan perbaiki, dan lakukan lagi. Apalagi bila anda sukses, seribu peniru akan memasuki bisnis yang sama dengan anda. Belajar yang berkesinambungan, baik dari membaca, tanya orang, ikut seminar, internet, ataupun cara apapun lainnya, selalu akan menjadi kunci untuk memperkaya kemampuan bisnis kita, menjadi lebih kompetitif, lebih tajam, lebih hebat dalam berbisnis.

7. Menggapai Langit, Menginjak Bumi. Dream high, but keep your feet to the ground. Setiap bisnis dimulai dengan mimpi. Tetapi kita harus selalu ingat akan realitas, dan “menginjak bumi”. Kerendahan hati dan tingginya mimpi harus diseimbangkan dalam melakukan bisnis. Peliharalah mimpi anda, hari yang menyakitkan dapat diobati dengan mimpi indah saat akan masuk tidur. Mimpi dan optimisme adalah obat kita menghadapi pahitnya awal bisnis.

8. Bertahanlah, awal bisnis selalu sulit. Try to Survive. Sementara semua buku bisnis mengajarkan “segmentation, targeting, positioning, branding, differentiation” dan seterusnya, kita bertahan pada hari ini makan apa, besok jual apa, dan bagaimana membayar tagihan listrik ini. Data amerika: 51 persen bisnis tidak bertahan dalam 5 tahun pertamanya, itupun termasuk franchise dan bisnis kedua atau ketiga dari orang yang sudah sukses. Saya kira buat pengusaha awal hanya 1 dari 5 pebisnis awal yang mampu mempertahankan bisnisnya pada 3 tahun pertama. Penghematan pengeluaran, fleksibilitas untuk berkompromi, merubah arah bila tidak tepat, dan keteguhan untuk terus berjalan, adalah hal2 yang akan membuat kita mampu bertahan pada awal bisnis kita.

9. Selalu optimis dan bersikap positip. Positive Thinking and Opimism. Kemampuan kita merangkul kesulitan, menghadapai kepahitan, menerima kegagalan sementara dengan dada terbuka, serta selalu optimis bahwa kita bisa dan besok adalah hari yang lebih cerah adalah hal yang penting. Pandangan bahwa sukses hanya tinggal ditikungan jalan depan, menjadikan perjalanan kita lebih dapat ditolelir, lebih mampu kita lewati, betatapun sulitnya. Terbukalah akan setiap kesempatan, dan siaplah akan segala malapetaka. Jangan pernah putus asa.

10. Mengharap keberuntungan. Expect Luck. Betapapun tidak percayanya kita pada faktor tersebut, tetap saja faktor “x” ini menjadi salah satu kunci penting sukses tidaknya bisnis anda. Timing yang pas, kenal orang yang tepat, kebetulan yang tidak terduga, dan banyak hal yang tidak kita perkirakan bisa membuat bisnis kita menjadi jauh lebih sukses atau jauh lebih buruk dari rencana semula.

Itulah 10 hal yang saya anggap penting dalam memulai bisnis baru. Tentu, doa dan keyakinan anda pada Agama masing2 menjadi kunci spiritual dan emotional yang penting, bahkan saya yakin banyak yang akan menganggap hal tersebut adalah nomor satu dalam kehidupan bisnisnya.

Catatan ini saya buat untuk jenis bisnis baru kecil yang dimulai dari awal, bukan untuk para “franchisee” dan bukan untuk bisnis besar yang membutuhkan 10 Milliard Rupiah atau lebih untuk memulainya. Pada jenis Franchise dibutuhkan keteguhan mengikuti aturan main franchisornya, dan untuk bisnis besar dibutuhkan “Business Plan” yang lebih detail.

Setiap pemimpin atau wiraswasta membutuhkan kemampuan teknis, kemampuan analisa dengan ketepatan keputusan, dan kemampuan emotional dalam mengembangkan bisnisnya. Membutuhkan knowlgde, skill dan attitude yang pas. Ada banyak buku, video, semiar, pendidikan pendek dan panjang yang akan mempertajam kemampuan kita dalam berbisnis, saya hanya mencoba mengawali 10 hal yang saya anggap penting dalam memulai bisnis baru. Selamat berbisnis, salam sukses selalu.

*Tanadi Santoso.

13 Wasiat Ulama Asal Banjar

1. hormatilah ulama
2. berbaiksangkalah terhadap sesama muslim
3. murah diri
4. manis harta
5. manis muka
6. jangan menyakiti orang lain
7. memaafkan kesalahan orang lain
8. jangan bermusuhan
9. jangan tamak
10. bergan tunglah hanya kepada allah dalam segala hajat
11. selalu yakin bahwa keselamatan itu ada pada yang baik
12. jangan merasa baik dari pada orang lain
13. tidak melayani kepada setiap orang yang berbuat dengki
SERAHKAN SAJA SEMUANYA KEPADA ALLAH.

Sedekah

1. Sedekah mensucikan dan membersihkan diri :
[QS At-Taubah : 103] : Ambilah zakat dr sbgn harta mereka, dg zakat itu km membersihkan dan mensucikan mereka dan berdoalah utk mereka. Sesungguhnya doa km itu (mjd) ketentraman jiwa bg mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui

2. Sedekah adalah Realisasi perintah Allah dan Rasul-Nya :
[QS Al Baqorah :254]
[QS Al-Munafiqun :10]

3. Pada hr kiamat, org mukmin dilindungi oleh sedekah :
"Pada Hari Kiamat manusia berkeringat sampaikeringatnya mencapai ke bumi 70 hasta dan mengenangi mereka sampai ke hidung mereka" [HR Abu Hurairah]

"Siapa yg dikaruniakan harta oleh Allah, mk hendaknya menyambung silahturrahim, menghormati tamu, menyenangkan yg sedih dan tawanan, org yg dlm perjalanan (musafir), org2 fakir miskin, para mujahid, dan hendaknya bersabar menghadapi musibah, karena dg semua ini kemuliaan dunia dan kebahagiaan di akhirat didapatkan" [HR Ali bin Abi Thalib]



4. Sedekah menghindarkan keburukan dan mencegah Su'ul Khatimah :
"Pelaku kebikan dpt mencegah kejadian buruk, bersedekah scr rahasia dpt mencegah murka Tuhan, dan silahturahim dpt memperpanjang usia." [HR Thabrani]

"Sesungguhnya sedekah meredam murka Allah dan menolak kematian dlm keadaan buruk (su'ul khatimah)" [HR Anas bin Malik]

5. Sedekah : Bukti Kebenaran Iman

6. Sedekah adalah penyebab seseorang dibebaskan tawanan :
Sabda Nabi SAW yg menceritakan perihal kisah Yahya AS : Aku memerintahkan kalian utk bersedekah. Sebab, perumpamaannya semisal seorg lelaki yg ditawan oleh musuhnyanya, dr tangan sampai leher lelaki itu dibelenggu kmd ditebas lehernya. Lalu lelaki itu berkata,"Aku akan menebus dari kalian baik dg sesuatu yg kecil maupun seseuatu yg besar" [HR. Tirmidzi]

7. Sedekah akan mengganti harta sedekah :
[QS Saba : 39]
"Wahai anak Adam, berinfaklah, engkau akan mendapatkan infak" [HR Muslim]
"Setiap hari ada dua malaikat yg diturunkan. Satu berdoa, "Ya Allah berilah ganti bg org yg menginfakkan (hartanya), sdgkan malaikat yg lain berdoa."Ya Allah, berilah kerusakan bg org yg menahan (hartanya)" [HR Bukhari-Muslim]

8. Pahala sedekah tidak putus :

"Ketika anak cucu Adam meninggal, maka amalannya terputus kecuali tiga perkara : sedekah jariyah, atau ilmu yg bermanfaat, atau anak sholeh yg mendoakannya" [HR Muslim dari Riwayat Abu Hurairah]

9. Sedekah melebur kesalahan
"Sedekah dpt melenyapkan kesalahan sebagaimana air memadamkan api" [HR Tirmidzi]

"Sesungguhnya sedekah mampu memadamkan murka Allah, dan mampu menolak dari kematian yg buruk" [HR Tirmidzi]
muhaimin utsman

Selasa, 19 Oktober 2010

Selesaikan Masalah Dengan Amal Sholeh

“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?. Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (QS al-‘Ankabuut [29]: 2-3)

setiap kita yang hidup di muka bumi ini, siapapun kita, orang kaya, miskin, tua muda, laki perempuan, berpangkat atau rakyat biasa, konglomerat atau orang melarat, PASTI AKAN MENERIMA UJIAN karena UJIAN adalah tolok ukur kokoh dan rapuhnya IMAN kita. Jenis ujianpun berbeda-beda ada yang berupa KEKURANGAN nikmat ( selalu Defisit ) ada yang KELEBIHAN nikmat ( Surplus terus ). Yang kekurangan diuji KESABARANnya sedang yang kelebihan diuji KEBIJAKANnya.

Disamping itu UJIAN juga bisa menjelma berupa berbagai MASALAH KEHIDUPAN dan tidak satupun masalah tersebut yang tidak ada solusinya, karena semua masalah kita SENGAJA DIBUAT oleh SANG PENGUJI yaitu Allah SWT. Dan kita disuruh mencari dengan kesungguhan di KITAB SOLUSIN NYA. Dan salah satu upaya untuk memecahkan masalah kita adalah dengan Amal Sholeh kita................

Hadis riwayat Abdullah bin Umar Radhiyallahu’anhu: Dari Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam., beliau bersabda: Ketika tiga orang pemuda sedang berjalan, tiba-tiba turunlah hujan lalu mereka pun berlindung di dalam sebuah gua yang terdapat di perut gunung. Namun tiba-tiba jatuhlah sebuah batu besar dari atas gunung menutupi mulut gua yang akhirnya mengurung mereka. Kemudian sebagian mereka berkata kepada sebagian yang lain: Ingatlah amal saleh yang pernah kamu lakukan untuk Allah, lalu mohonlah kepada Allah dengan amal tersebut agar Allah berkenan menggeser batu besar itu.

Salah seorang dari mereka berdoa: Ya Allah, sesungguhnya dahulu aku mempunyai kedua orang tua yang telah lanjut usia, seorang istri dan beberapa orang anak yang masih kecil di mana akulah yang memelihara mereka. Setelah aku mengandangkan hewan-hewan ternakku, aku segera memerah susunya dan memulai dengan kedua orang tuaku terdahulu untuk aku minumkan sebelum anak-anakku. Suatu hari aku terlalu jauh mencari kayu (bakar) sehingga tidak dapat kembali kecuali pada sore hari di saat aku menemui kedua orang tuaku sudah lelap tertidur. Aku pun segera memerah susu seperti biasa lalu membawa susu perahan tersebut. Aku berdiri di dekat kepala kedua orang tuaku karena tidak ingin membangunkan keduanya dari tidur namun aku pun tidak ingin meminumkan anak-anakku sebelum mereka berdua padahal mereka menjerit-jerit kelaparan di bawah telapak kakiku. Dan begitulah keadaanku bersama mereka sampai terbit fajar. Jika Engkau mengetahui bahwa aku melakukan itu untuk mengharap keridaan-Mu, maka bukalah sedikit celahan untuk kami agar kami dapat melihat langit. Lalu Allah menciptakan sebuah celahan sehingga mereka dapat melihat langit.

Yang lainnya kemudian berdoa: Ya Allah, sesungguhnya dahulu aku pernah mempunyai saudara seorang puteri paman yang sangat aku cintai, seperti cintanya seorang lelaki terhadap seorang wanita. Aku memohon kepadanya untuk menyerahkan dirinya (kegadisannya) tetapi ia menolak kecuali kalau aku memberikannya seratus dinar. Aku pun bersusah payah sampai berhasillah aku mengumpulkan seratus dinar yang segera aku berikan kepadanya. Ketika aku telah berada di antara kedua kakinya (selangkangan) ia berkata: Wahai hamba Allah, takutlah kepada Allah dan janganlah kamu merenggut keperawananku kecuali dengan pernikahan yang sah terlebih dahulu. Seketika itu aku pun beranjak meninggalkannya. Jika Engkau mengetahui bahwa aku melakukan itu untuk mencari keridaan-Mu, maka ciptakanlah sebuah celah lagi untuk kami. Kemudian Allah pun membuat sebuah celah lagi untuk mereka.

Yang lainnya berdoa: Ya Allah, sesungguhnya aku pernah mempekerjakan seorang pekerja dengan upah enam belas karung beras (padi). Ketika ia sudah merampungkan pekerjaannya, ia berkata: Berikanlah upahku! Lalu aku pun menyerahkan upahnya yang sebesar enam belas karung beras namun ia menolaknya. Kemudian aku terus menanami padinya itu sehingga aku dapat mengumpulkan beberapa ekor sapi berikut penggembalanya dari hasil padinya itu. Satu hari dia datang lagi kepadaku dan berkata: Takutlah kepada Allah dan janganlah kamu menzalimi hakku! Aku pun menjawab: Hampirilah sapi-sapi itu berikut penggembalanya lalu ambillah semuanya! Dia berkata: Takutlah kepada Allah dan janganlah kamu mengolok-olokku! Aku pun berkata lagi kepadanya: Sesungguhnya aku tidak mengolok-olokmu, ambillah sapi-sapi itu berikut penggembalanya! Karena itulah upahmu yang dulu belum kamu ambil lalu aku belikan sapi lalu sapi itu berkembang biak sebanyak yang kamu lihat saat ini. Lalu ia pun mengambilnya dan dibawa pergi. Jika Engkau mengetahui bahwa aku melakukan itu untuk mengharap keridaan-Mu, maka bukakanlah untuk kami sedikit celahan lagi yang tersisa. Akhirnya Allah membukakan celahan yang tersisa itu.

mari kita buat amal sholeh unggulan sebagai sarana munajat dan jurus andalan menyelesaikan masalah yang sedang dan akan yang menghimpit kita saat ini dan kelak.
muhaimin utsman

Sabtu, 16 Oktober 2010

KaruniaMu Tak Akan Pernah Aku Lupakan Selamanya.

Karunia-MU sungguh dahsyat
Begitu indah ketika jiwa dan ruh ini dirasa telah Engkau tunjukan jalan yang lurus laksana orang-orang yang telah Engkau beri nikmat. Berawal dari ini hamba mulai mengenal Engkau lebih dalam, Engkau yang punya cara tersendiri dalam menunjukan hidayah dan karunianya kepada setiap makhluk. Seorang Wahyu Agus dengan berbagai sifat buruk yang melekat dalam lubuk hati terdalam. Ahh, kalo diceritakan sungguh malu dan hinanya memiliki pribadi semacam ini. Tapi tahukah engkau hal paling membuat Wahyu merasakan begitu diperhatikan oleh Sang Kholik dan membuat Wahyu menjadi seperti sekarang ini adalah apa…?
Mudah2an Allah mengampuni dosaku karena telah menceritakan hal ini. Sejak lulus SMA Wahyu sudah bertekad untuk bekerja disalah satu rumah sakit yang ada di kota Tegal, soalnya tertarik dengan pembicaraan orang tua waktu itu, katanya nanti setelah wahyu lulus SMA mau ditempatkan disalah satu rumah sakit islam, kebetulan orang tua ada kenalan dokter disana jadi lebih gampang masuknya. Disamping  juga pengin jadi seorang penyiar radio. Karena  penyiar radio merupakan cita2 dari dulu semenjak  masih duduk dibangku SMA kelas 2. Begitu kuatnya keinginan akan hal tersebut, tapi nampaknya Sang Kholik menghendaki hal lain. Kini Wahyu kuliah di Bogor (Institut Pertanian Bogor), sebuah perguruan tinggi yang tak terbesit secuilpun ada dalam benak. Hhm… Jadi inget ketika acara perpisahan kelas 3 Sekolah Menengah Atas Bhakti Praja Adiwerna di Gedung KORPRI Slawi, dateng-dateng langsung dicekal sama guru TU, kirain mau ngebagiin makanan gratis, ehh…, tau-taunya suruh maju keatas panggung. Saya bilang gini, “ maju ke atas panggung..? Emang mau ngapain Bu…!” trus Ibu itu bilang. “ pokoknya maju aja, kamu mau kuliah gratis gak sih.!” Huuh, jawaban yang membuat aku bertanya-tanya. Kemudian saya iya kan saja. “Iya, Bu nanti saya akan maju ke atas”. Yah, Sembari mengambil minuman Sprite dan makanan ringan yang tersedia dimeja depan pintu utama, masuklah wahyu ke dalam gedung.
Melihat banyak sekali orang2 didalam gedung dari mulai guru, alumni, dan tentunya siswa2nya dong. Acara perpisahan kelas 3 diawali dengan ngocehnnya sang pembawa acara, tilawah al-qur’an, dan sambutan2. Nah, tibalah saatnya Bapak Kepala Sekolah menyampaikan sambutanya dihadapan semua siswa yang hadir dari kelas 1 sampai kelas 3. Diakhir ceramahnya beliau menyampaikan sama persis dengan yang guru TU katakan. Begitu deg-degannya dicampur rasa bingung menyertaiku disaat Pak Kepala Sekolah mengumumkan nama siswa yang berhak mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan kuliah gratis di Perguruan Tinggi Negeri. Elya Kurnia Dewi dan Wahyu Agus Satriyo Bakhtiar berhak mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan kuliah secara gratis, semua biaya dari mulai SPP sampai  biaya hidup ditanggung, demikian kata Pak Kepala Sekolah. Gemuruh Suara tepuk tangan temen-temen dan seluruh siswa di gedung terdengar begitu meriah. Wahyu hanya bisa cengar-cengir, ada rasa malu dikit sih, dilihat seluruh manusia yang ada di gedung tersebut. Rasa penasaran masih tetep menggelayuti pikiran, setelah kami diintrogasi oleh Pak Kepala Sekolah, ternyata ada suatu program yang dibentuk oleh gabungan dari seluruh mahasiswa yang ada diseluruh Indonesia. Nama program tersebut adalah LISUMA, singkatannya Lingkar Studi Mahasiswa Indonesia.
LISUMA menawarkan program kuliah gratis kepada seluruh SMA yang ada di Kabupaten Tegal melalui kepala sekolah masing-masing.  Dari sini Wahyu dipanggil sama Bapak Kepala Sekolah untuk bersedia mengikuti kegiatan ini. Gak tau deh, kenapa Wahyu yang harus dipilih..? mungkin dulu Wahyu sering dipilih sama guru-guru untuk mengikuti olimpiade kali yah. Iya sih, dulu kelas 1 SMA wahyu dipilih sama Ibu Titik guru kimiaku untuk mengikuti olimpiade kimia se-Kabupaten Tegal, kelas 3-nya suruh ngikitin olimpiade lagi, kali ini matematika, padahal kalo dipikir2, Wahyu gak begitu paham lhoh dengan yang namanya pelajaran eksak apalagi matematika. Aneh benget…tapi kenapa yah,, kok milih Wahyu…? Huuuuh, ya sudah lah. Toh, semua akan jadi pengalaman berharga buat Wahyu.
 Kok, jadi ngelantur gini yah, oke sekarang kembali ke topik awal. Lisuma dibentuk oleh Kakak2 mahasiswa. Organisasi  ini bertujuan untuk mengajak, mengarahkan, membina, dan melatih siswa –siswa yang  mau lulus SMA untuk bersedia dibimbing oleh mereka sendiri agar bisa memasuki Perguruan Tinggi Negeri. Lisuma bekerja sama dengan Bp migas dan Yayasan Pertambangan dan Energi. Lisuma datang ke tegal dengan menawarkan pada setiap sekolah-sekolah dengan fasilitas yang menjanjikan yaitu ditanggungnya seluruh biaya hidup dan biaya pendidikan tentunya yang membikin tergiur adalah kuliah gratis sampai lulus kata Pak Kepala Sekolah.
Akhirnya bersama teman –teman  yang lain dari seluruh SMA  yang ada di kabupaten Tegal, kami berangkat menuju kota Jakarta untuk menjalani pendidikan itu. Kurang lebih Sembilan jam perjalan untuk sampai ke kota metropolitan, sepanjang perjalanan Wahyu hanya bisa menikmati pemandangan jalan raya dengan gedung2 yang menjulang tingggi, ditambah warna-warni dan kerlap-kerlip lampu yang menghiasinya. Dalam hati terbesit satu kata, “subhanallah” maha suci Engkau yang telah menciptakan semuanya ini. Yah. Maklm lah, soalnya baru pertama kalinya wahyu pergi ke luar kota. Mungkin ini karena keinginan wahyu juga kali yah, coz Wahyu pengin banget pergi ke Jakarta tapi gak ada saudara disana, Cuma bisa mendengar pengalaman temen2 yang udah pergi kesana. Setelah sampai di Jakarta, kami ditempatkan disebuah asrama yang cukup indah dan nyaman banget. Tepatnya didaerah kebayoran baru, Jakarta Timur, DEPSOS. Disitulah Wahyu bersama temen-temen yang lain berjumlah 52 orang dibimbing langsung oleh kakak2 mahasiswa dari Universitas Indonesia. Selama satu bulan kami menjalani serangkaian acara yang sungguh luar biasa, belum pernah Wahyu dapatkan ilmu, pengetahuan, dan pengalaman seperti ini ketika dulu masih duduk di bangku SMA. Ketemu dengan kakak2 mahasiswa, ketemu sama temen2 yang sungguh luar biasa dengan bakat dan potensi masing2, bisa berada kota Jakarta dan masih banyak lagi.
Seorang Untung yang ahli pijit, seorang Relly yang jago nyayi nasyid dan trener hebat, seorang Elo dengan jiwa kepemimpinannya, Ade dengan karatenya, Eko yang punya kemampuan mengusir setan, Ade gendut yang kocak dan banyak lagi hal lainnya. Melihat temen2 yang begitu hebat, sungguh ingin sekali rasanya wahyu pulang saja ke kampung halaman. Gimana tidak coba, diri ini dirasa gak punya kemampuan apa2 di banding dengan mereka. Rasa minder tetep ada dan Wahyu jalani hari-hari di asrama dengan biasa-biasa saja. Belajar juga gak pernah serius, ada kegiatan juga males2an, yang namanya udah bertekad gak ngelenjutin sekolah, mau diapain juga, gak akan mempan, walaupun di janjikan dengan penghidupan dan kuliah gratis sampai lulus.
Bicara masalah asrama ada hal yang membuat wahyu merasa gak nyaman ada disitu. Bayangkan coba, sekitar jam satu, jam dua pagi ada suara perempuan ketawa, trus kejadian waktu subuh ketika selesai menjalankan sholat subuh, pulang dari mushola mau ke kamar, setelah sampai didepan pintu, aku buka pintu itu, Wahyu biarkan terbuka pintu itu, sembari mengambil pakaian di lemari. Tiba2 pintu yang terbuka itu menutup dengan kencangnya. “Bragh”, suara pintu itu mengagetkan jantungkku. Dirasakan gak ada angin kencang dan ku lihatnya keluar tidak ada siapa2. Hal ini berhubungan persis ketika kami di trening sama temen kami sendiri Relly Margiono, pas selesai acara trening itu, disaat semua orang menangis karena merasa sedih, salah satu temen kami Elo kerasukan, akhirnya Elo disembuhkan oleh Eko dengan kemampuannya yang gak setiap orang dapat menguasai ilmu tersebut. Setelah Elo sembuh giliran temen cewek wahyu kerasukan, dan akhirnya bisa disembuhkan juga. Kejadian aneh lain juga terjadi sewaktu kami menempati kamar baru masing2.
Di kamar bawah (kebetulan asramanya tingkat dua) yang dihuni oleh cewek2, menurut penuturan salah satu temen kami, ada satu kamar yang ketika malem, lemari di kamar tersebut ada yang seolah-olah mengetuk pintunya dari dalam. Hal tersebut diceritakan oleh pelakunya sendiri sambil menangis ketakutan dan membuat geger semua penghuni asrama. Saya sendiri merasakan ada hal yang aneh di sana. Tapi, udah lah gak usah diceritain lagi, saya sendiri mrinding nyeritainnya.
Nah sekarang kalo tadi pengalaman yang serem2, yang ini bikin hati tersenyum lebar. Sebulan kami menjani pendidikan di asrama, setiap hari minggu kami diajak jalan2 oleh kakak2 mahasiswa. Minggu pertama kami dihukum karena nilai ujian kami pada jelek semua, gak jadi jalan2 deh. Tapi minggu keduanya akhirnya bisa jalan2 juga. Pergi Monas donk, apalagi pas hari itu bertepatan banget dengan ulang tahun kota Jakarta, terkesan spesial banget. Bayangkan kami berangkat ke monas naik bus way (pengalaman pertama), tapi uniknya sopir bus way itu cewek, cantik lagi, apalagi pake kebaya. Hehehe…Ini kan khas kota Jakarta yah. Sampai di Monas lagi2 Wahyu tercengan dengan suasanya yang gak bisa dibanyangkan dengan kata2. Lapangannya luas banget, dengan penempatan dan dekorasi yang begitu indah. Tapi sebelum sampe ke Monas harus ngelewatin bawah tanah dulu, dibawah tanah ada pameran lukisan dan patung2 jaman dahulu ketika Indonesia berperang melawan penjajah. Setelah sampai didepan tugu monas, huuuh,,, kami harus ngantri sampai sejam demi naik keatas. Namanya juga bertepatan dengan hari jadi kota Jakarta. Ya, gitu deh, sesaknya.
Kaki ini sudah pernah menginjak di tanah Monas, minggu ketiganya kami jalan2 lagi donk. Kali ini ke TMII (Taman Mini Indonesia Indah), sungguh menakjubkan disana rumah adat dari seluruh Indonesia ada disitu. Belum lagi daratan yang dibuat sedemikian rupa dehingga menyerupai bentuk kepulauan Indonesia, ini bisa dilihat ketika kami ada di udara, naik kereta gantung. Ibarat semua masalah hilang sekejap dengan week end, seneng terussss.  Banyak deh…Minggu keempat kami gak jalan2, coz mau ujian besoknya. Sekarang tiba saatnya yang ditunggu-tunggu oleh semua calon mahasiswa di seluruh Indonesia termasuk kami juga. Bener banget, ujian SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) kami menjalani ujian ini didaerah Jakarta Timur juga, tepatnya di UNJ (Universitas Negeri Jakarta). Namanya juga gak mau ngelanjutin sekolah lagi, ya Wahyu kerjain aja soal-soal ujian itu semampunya, kadang-kadang kalo ada soal yang gak ngerti  dijawab asal-asalan aja. Hehehe….
Huaaah, selesai juga trening kami selama sebulan, kegiatan ini ditutup dengan jalan2 lagi, wooow… kali ini di Ancol euy.. seluruh pantia dan juga sponsor dari Departemen Sumber Daya Mineral dan juga Bp migas hadir disitu. Tentunya sebelumnya dari LISUMA udah nyewa tempat buat acara perpisahan kami dong. Waktu itu tempatnya di pantai Ancol pas banget disamping pantainya. Jadi sekalian menikmati sunset, acara perpisahan kami dihibur dengan penampilan dari temen2 dan juga kakak2 mahasiswa, ada juga penampilan seseorang dari Ancol yang jago banget main trombone, suaranya juga bagus banget. Segala hidangan begitu mewahnya disana. Jadi inget waktu itu Wahyu makan udang galah, gede banget. Trus apa lagi yah.. lupa. Pokoknya banyak deh.
Perpisahan di Ancol adalah akhir dari trening kami di Jakarta, rindu juga sama kampung halaman. Akhirnya kami pulang juga ke Tegal, naik bus sama-sama. Sebelum sampai di rumah masing2, kami rombongan dari Jakarta diundang oleh salah seorang ketua DPRD lupa namanya, yang juga termasuk salah seorang yang membiayai kegiatan ini, untuk menghadiri pemecahan rekor muri yaitu membuat martabak terbesar di Indonesia. Kami menginap dulu di rumah pak ketua DPRD semalam sebelum berangkat ke sana. Paginya kami berangkat, dan sungguh begitu besar martabak yang di buat. Kalo dipikir2 bagaimana makannya nanti yah. Hehehe…
Selesai acara, kami pamitan sama ketua penyelenggara untuk pulang sama2 naik bus kembali ke rumah masing-masing. Bus berhenti dipinggir jalan, dimana kami berpisah di tempat ini. Suasana haru menyelimuti ketika mulai turun dari bus, dimana masih teringat dengan jelas bagaimana temen2 meneteskan air mata perpisahan. Kami saling bersalaman, berpelukan satu sama lain (tentunya yang sama jenisnya), meminta maaf atas segala kehilafan yang telah diperbuat selama sebulan di Jakarta. Jadi inget seorang Elo dengan jiwa kepemimpinanya dengan semangatnya, dengan ketegasannya memeluk tubuhku dengan erat sambil menangis seraya berucap “maaf kalo seandainya aku punya salah” begitu juga temen2 yang lain melakukan hal yang sama. Begitu hening dan harunya suasana kala itu, padahal kami ada dipinggir jalan dan dilihat banyak orang. Sungguh terasa begitu erat hubungan diantara kami waktu itu, bagai keluarga sendiri.
Semua ini adalah pemberian dari Allah, gak pernah terbanyangkan sedikitpun bisa pergi ke Jakarta dan menikmati semua itu secara cuma-cuma. Semua kenangan di Jakarta tidak akan pernah aku lupakan selama ruh belum sampai kerongkongan.
Trening dan Ujian SNMPTN udah selesai, sedangkan pengumuman lolos atau gak-nya harus nunggu sampai satu bulan. Ternyata gak kerasa banget waktu satu bulan itu berlalu dengan cepatnya. Sekitar jam 9 pagi wahyu minta ijin sama orang tua untuk pergi ke warnet dengan mengendarai sepeda, ngecek lolos apa gak sih…! Duduk didepan komputer, kesepuluh jari ini bergetar entah kenapa, nafas mulai engap-engap gak karuan. Padahal masa bodoh  lolos atau pun gak,? toh gak ingin ngelanjutin sekolah lagi, males mikirnya. Jari2 yang gemetar ini mulailah  memasukan alamat situs-nya www.snmptn.ac.id  sambil memasukan nama dan nomor ujian, tombol enter wahyu tekan, dan sungguh diluar dugaan,”selamat anda diterima sebagai mahasiswa jurusan Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan Fakultas Peternakan Insitut Pertanian Bogor”. Wahyu cuma bisa diam dan mlongo menatap keanehan.
Akhirnya wahyu cari kabar dan hubungi temen2 yang lain, ternyata dari 52 orang yang mengikuti trening cuma 7 orang yang lolos ke Perguruan Tinggi Negeri. Begitu tercengangnya Wahyu mendengar kabar ini. Seorang wahyu Agus yang ngerjain soal aja asal-asalan, gak punya kemampuan apa2, gak ada niatan untuk ngelanjutin kuliah, dibandingin temen2 yang begitu hebat dan luar biasa, kok tiba2 dikejutkan dengan pengumuman macem apa ini.? Wahyu  mulai berpikir saat itu juga “ apa yang sebenarnya Allah rencanakan pada hidupku” dibandingkan dengan temen2 lain yang lebih hebat, kok mereka gak ada yang lolos.
Dari sini wahyu dah mulai stress nih, bukannya seneng karena diterima malah jadi mumet bukan kepayang. Wahyu gak pengin banget merepotkan kedua orang tua, apalagi sampe membuat orang tua merasa terbebani dengan ini.  Ternyata beasiswa yang digembar-gemborkan sama pak Kepala Sekolah semuanya gak bener. Kami memang mendapatkan fasilitas itu semua, dari mulai pendidikan dan biaya hidup semuanya ditanggung, tapi ini hanya ketika kami pas ditrening di Jakarta, selebihnya apabila masuk ke Perguruan Tinggi Negeri itu menjadi hak masing-masing individu, mau diambil atau tidak. Jadi selama ini Pak Kepala Sekolah salah persepsi. Ohh, begitu perihnya hati ini.
Wahyu merembugkan masalah ini sama orang tua, dari orang tua menginginkan dilanjutkan saja, tapi hati yang terdalam bilang wahyu gak mau ngerepotin orang tua, mengingat jumlah yang harus dibayar begitu besar Rp. 5.300.000 , uang dari mana coba. Penghasilan orang tua juga pas2an. Huuuh, apa boleh buat karena ortu maksa, Wahyu iya kan saja permintaannya utuk tetap kuliah. Wahyu  bilang gini, “Pa, Bapak sanggup membiayai semua ini” trus Bapak bilang gini, “ masalah biaya biar Bapak yang ngurus”. Ya sudah, akhirnya kami merencanakan untuk berangkat ke Bogor pas pendaftaran mahasiswa baru.
Dengan modal seadanya Wahyu  dan Ayah berangkat ke Bogor  untuk registrsi. Pada waktu itu kami haya membanyar registrasi Rp.300 ribu, padahal yang di minta adalah Rp.5,3 juta.Tapi akhirnya boleh masuk juga sih. Dengan berbekal bahwa Allah akan memberikan yang terbaik buat saya, wahyu  jalani saja kehidupan di Bogor dengan penuh kenyakinan bahwa allah tidak akan meninggalkan saya. Setelah beberapa bulan Wahyu  jalani kuliah di Bogor, akhirnya pertolongan Allah datang juga dan Wahyu mendapatkan beasiswa ETF (Eka Tjipta Fondation). Beasiswa ini menjamin seluruh tanggungan yang diberikan pihak IPB kepada si peneriama beasiswa tersebut. Akhirnya Wahyu bisa juga melunasi uang pembayaran selama satu tahun. Alhamdulillah, segala piji hanya bagi Engkau, Rabb penguasa alam semesta.
Inilah kisah nyata yang ku alami dan menjadi pondasi seandainya iman sedang lemah. Kenyakinan dengan sungguh-sungguh bahwa Allah akan menunjukan jalan yang lurus dan Allah akan memberikan hal terbaik untuk ku.
Ingat prasangkaKu terhadap seorang hamba, tergantung pada prasangka hamba tersebut kepada tuhannya. Jika kita berprasangka baik sama Allah maka Allah juga akan berprasangka baik sama kita.
Terima kasih wahai Allah atas segala nikmat yang telah Engkau berikan.
Jadikanlah kami menjadi hamba yang pandai bersyukur.

Selasa, 12 Oktober 2010

Seringkali kita tertipu oleh pandangan sekilas. Sesuatu -yang belum jelas- menjadi tergambar indah dan menyenangkan dengan sekilas pandangan, padahal hanya sekilas saja. Namun, kalau diteliti dan dicermati dampak-dampaknya serta ujung-ujungnya, maka kebalikannya justru yang dijumpai; kesedihan, penyesalan dan penderitaan berkepanjangan. Subhanallah!

Oleh sebab itu, saudaraku... kehidupan dunia dengan seabrek tipuan dan sejuta kepalsuan ini tidak selayaknya melupakan seorang muslim akan hakekat yang sebenarnya dari hidup yang dijalaninya. Kita yakini bersama, hidup kita di alam dunia ini pasti berakhir, tidak kekal selamanya. Setelah itu, kita akan memasuki alam akherat... Ya, alam pembalasan pahala atau penjatuhan hukuman! Maka, kita harus cerdik dan sabar. Cerdik dalam menyikapi segala macam kepalsuan tersebut agar kita tidak tertipu olehnya. Dan sabar dalam menahan godaan yang menggiurkan dari para penebar kebatilan.

Allah ta'ala berfirman (yang artinya), “(Allah) Yang menciptakan kematian dan kehidupan untuk menguji kalian siapakah di antara kalian yang terbaik amalnya.” (QS. al-Mulk: 2). Allah ta'ala berfirman (yang artinya), “Dan kehidupan dunia tidak lain adalah kesenangan yang palsu.” (QS. al-Hadid: 20). Allah ta'ala berfirman (yang artinya), “Katakanlah; Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. al-Jumu'ah: 8). Allah ta'ala berfirman (yang artinya), “Apakah kalian mengira bahwa kalian akan masuk surga begitu saja, sementara Allah belum mengetahui (membuktikan) siapakah orang-orang yang bersungguh-sungguh di antara kalian dan mengetahui siapakah orang-orang yang bersabar.” (QS. Ali Imran: 142)

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Keberuntungan paling besar di dunia ini adalah kamu menyibukkan dirimu di sepanjang waktu dengan perkara-perkara yang lebih utama dan lebih bermanfaat untukmu kelak di hari akherat. Bagaimana mungkin dianggap berakal, seseorang yang menjual surga demi mendapatkan sesuatu yang mengandung kesenangan hanya sesaat? Orang yang benar-benar mengerti hakekat hidup ini akan keluar dari alam dunia dalam keadaan belum bisa menuntaskan dua urusan; menangisi dirinya sendiri -akibat menuruti hawa nafsu tanpa kendali- dan menunaikan kewajiban untuk memuji Rabbnya. Apabila kamu merasa takut kepada makhluk maka kamu akan merasa gelisah karena keberadaannya dan menghindar darinya. Adapun Rabb (Allah) ta'ala, apabila kamu takut kepada-Nya niscaya kamu akan merasa tentram karena dekat dengan-Nya dan berusaha untuk terus mendekatkan diri kepada-Nya.” (al-Fawa'id, hal. 34)

Ketahuilah wahai saudaraku -semoga Allah membimbing kita di atas jalan-Nya- tiada bahagia tanpa Takwa kepada-Nya. Sementara, takwa itu mencakup tiga tingkatan:
1. Menjaga hati dan anggota tubuh dari perbuatan dosa dan keharaman. Apabila seseorang melakukan hal ini hatinya akan tetap hidup.
2. Menjaga diri dari perkara-perkara yang makruh/dibenci. Apabila seseorang melakukan hal ini hatinya akan sehat dan kuat.
3. Menjaga diri dari berlebih-lebihan -dalam perkara mubah- dan segala urusan yang tidak penting. Apabila seseorang melakukan hal ini hatinya akan diliputi dengan kegembiraan dan sejuk dalam menjalani ketaatan (lihat al-Fawa'id, hal. 34). Allahul musta'aan.
muhaimin utsman

Jumat, 08 Oktober 2010

Aku Padamu

Aku...Padamu!!


Allahumma Sholli Wa Sallim Alla Sayidina Muhammad Wa alla Ahlihi Wa Sohbihi Ajmaiin

Renungan Indah

Qul inkuntum tuhib-bûnallâh fat-tabi’ûnî yuhbibkumullâh

Katakanlah: “Kalau kalian cinta kepada Allah maka ikutilah aku (Muhammad), niscaya Allah akan cinta kepada kalian…” (QS: Ali Imran:  31)

Anta ma‘a man ahbabta
“Engkau bersama orang yang kaucintai.” (HR Bukhari)

Sekapur Sirih
Terkadang jika seseorang nge Fans banget dengan seorang pemusik/aktor/aktris/srimulat eperti misalnya: Mick Jagger, Peter Pan, dll terkadang pengaruhnya sangat terasa. Pakainnya pun disesuaikan dengan pakaian grup idamannya. Bahkan berlatih musik hanya untuk memainkan lagu-lagu mereka. Sampai hafal betul kehidupannya dengan menirukan gerak langkahnya, Kalau artis yang dicintainya itu tampil di panggung atau tayang di TV, ia akan khusyuk menyaksikannya dan seluruh emosinya akan terbawa di dalamnya. Orang itu akan sanggup begadang semalaman atau bangun di tengah malam hanya karena ia tahu bahwa malam itu akan ada pertunjukan idolanya

Mencintai Al-Qur’an; Mencintai Nabi:
Mencintai Nabi; Minimal Membaca Biographinya

Disini kita tidak membicarakan panjang lebar bagaimana seharusnya mencintai the greatest prophet, Muhammad. Namun apa mungkin mencintai Al-Qur’an dan bahkan meng-aplikasinya tanpa mencintai Nabi terlebih dahulu???. Dan apa mungkin datang cinta pada Nabi tanpa tahu sepak terjang Nabi, atau mengetahui biographi nya secara utuh???

Cinta kepada seseorang mungkin sulit sekali tanpa mengetahui pribadinya terlebih dahulu….kan Nabi sudah wafat?? Gimana mau tahu pribadinya???.... salah satu caranya ya itulah dengan membaca peri kehidupannya.

Suatu ketika, seorang Arab Badui datang menemui Rasulullah s.a.w. seraya menanyakan tentang hari kiamat. Rasulullah bertanya: “Apa yang telah engkau persiapkan untuk hari itu?” Orang Badui itu berkata: “Ya Rasulullah, aku tidak memiliki apa-apa, tetapi aku mencintai Allah dan Rasul-Nya.” Mendengar itu, Rasulullah s.a.w. menjawab:

Anta ma‘a man ahbabta. Engkau bersama orang yang kaucintai.” (HR Bukhari)

Mencintai Nabi; Prinsip Agama

Cinta kepada Rasulullah Saw. memiliki implikasi yang sangat luas, baik secara teologis, psikologis, sosiologis, maupun secara eskatologis. Dari segi teologis, cinta kepada Rasulullah Saw adalah sebuah prinsip agama; ke Islaman seseorang juga ditegaskan dengan prinsip kecintaan ini.

Dari segi psikologis, cinta kepada Rasulullah Saw akan berimplikasi pada munculnya semangat untuk mengikuti sunnah dan meneladani akhlak beliau. Bahkan berdampak hal positif lainnya, yaitu mau menekuni Al-Qur’an, mau belajar agama.
Mari kita bayangkan, ketika kita memaksakan diri mengikuti sunnah Nabi, apakah mungkin dilakukan tanpa ada rasa cinta sama sekali !!!. Mungkin saja perbuatan yang dilakukan hanya ketrerpaksaan belaka yang mungkin saja sekali waktu perbuatan itu akan ditinggalkannya karena tidak ada pembinaan cinta terlebih dulu kepada Nabi.
Mencintai Nabi adalah prinsip Islam dan bukan hanya kalau suka cinta kalau nggak..yah nggak apa-apa.
Tapi kecintaan ini adalah sebuah celah membuka rahasia untuk mencintai Al-Qur’an dan Sunnah Nabi.
Tentulah jargon-jargon seperti:
1. Kembali kepada Al-Qur’an dan Sunnah,
2. Al-Qur’an adalah pelita,
3. Yuk Ngamalin Al-Qur’an,
4. Hidup Bersama Sunnah de el el

 Sulit sekali bila tidak dimulai dengan mencintai Nabi, dan cinta kepada Nabi sulit tertanam dan terbina jika tidak dimulai dengan mengetahui biographi beliau terlebih dahulu.

Mau Disayang Allah!!!... Cinta Muhammad Dulu

Kalau kita ingin disapa oleh Allah, maka sapalah Rasulullah Saw dengan membaca shalawat. Kalau Anda ingin dicintai Allah, maka cintailah Nabi Saw

Katakanlah: “Kalau kalian cinta kepada Allah maka ikutilah aku (Muhammad), niscaya Allah akan cinta kepada kalian…” (QS.3: 31)

Ayat ini mengaskan bahwa dicintai Allah, yang berarti kalau hidup ini mau indah, bahagia, tenang dan tentram..kita harus terlebih dahulu mencintai Nabi Saw….hebat bukan pribadi Nabi ini…Cinta Allah itu harus dumulai dengan cinta kepada beliau Saw dulu

Puisi Cinta

kini aku telah menemukan apa itu artinya hidup yang sesungguhnya .
seandainya engkau tahu apa itu hidup,engkau tak akan pernah menyia-nyiakannya.hidup yang penuh dengan rahasia dan karunia allah, hidup yang penuh dengan kemanisan dan kepahitan dunia, hidup yang penuh dengan hal-hal yang tak terduga, hidup yang penuh dengan kemustahilan yang bisa jadi tidak mustahil.

tapi seandainya engkau tahu,ternyata tak ada hidup yang sia-sia. segala sesuatu telah di tetapkan oleh allah swt.segala sesuatu punya alurnya masing- masing..begitupun aku yang tak punya kemampuan apa-apa, seakan -akan allah akan membuatku menjadi orang yang punya apa-apa. padahal seandainya engkau tahu.. aku bukanlah orang yang pandai, aku bukanlah orang yang punya Banyak harta,dan aku bukanlah orang yang percaya diri.

aku adAlah orang yang penuh dengan dosa dan kemaksiatan, hati yang di liputi dengan rasa sombong, iri, dengki, angkuh, ingin menang sendiri, tidak mau berbagi kepada orang lain, kalo menakar selalu di kurangi, tetapi kalau di takar inginya di tambah.

tapi seakan-akan allah akan menjadikan aku menjadi orang yang lebih baik dari pada itu.
takku sangka kini aku telah menemukan suatu kenikmatan yang yang tak semua orang dapat memilikinya. taukah engkau apa itu kenikmatan yang tiada taranya itu ?

yaitu kenikmatan cinta.

allah yang telah menciptakan rasa cinta di antara umat manusia. allah yang menciptakan perasaan di antara sekeping hati yang mati karena dosa dan maksiat.

seorang yang berbeda dari kebanyakan yang lain.
seseorang yang di masa mudanya telah memiliki jiwa sosial yang tinggi.
seseorang yang di masa mudanya telah memiliki pandangan yang luas tentang kehidupan.
seseorang yang peduli dengan lingkungan di sekelilingnya.
seseorang yang tak ingin melihat lingkungan yang penuh dengan kemungkaran.
di usianya yang begitu muda,ia telah memiliki perasaan yang begitu luar biasa.

tapi apakah engkau tahu apa yang telah ku rasakan ini. aku takut kehilangan dia..tapi di sisi lain aku yakin akan  kekuasaan allah .. allah yang telah menetapkan segala sesuatunya.. seandainya Engkau  menghendaki aku bisa bersamanya, niscahya Engkau akan mentakdirkannya.
tapi seandainya Engkau menghendaki yang lain .. aku juga sangat percaya bahwa Engkau akan memberikan yang terbaik bagiku.
jangan biarkan rasa cintaku terhadap makhluk Engkau mengalihkan rasa cintaku kepada-Mu.
jangan biarkan juga rasa dekatku terhadap makhluk Engkau, mengalihkan rasa kedekatanku kepada-Mu.


Terima kasih wahai Allah bagitu besar kenikmatan yang telah Engkau berikan .                                        
                                                                                                        by : wahyu agus
        
Ada yang menanyakan "status" : Hmmmm....ternyata ada dunia yang mengandung pahala. Ada dunia yang mengandung hisab. Dan ada dunia yang mengandung siksa..................

Ini penjelasannya :

Dunia yang mengandung pahala adalah yang mengantar kepada kebaikan dan menyelamatkan dari kejahatan. Dunia seperti inil adalah kendaraan orang mukmin dan sawah lading baginya untuk mengumpulkan bekal dalam perjalanan menuju akhirat. Inilah kehidupan yang disertai harta secukupnya atau kekayaan sekedarnya

Dunia yang mengandung hisab (perhitungan pada hari kiamat) adalah yang aktivitas di dalamnya tidak melalaikan pelakunya dari pelaksanaan kewajiban-kewajiban agamanya dan tidak pula mendorongnya melakukan perbuatan terlarang dalam agama. Inilah kehidupan yang mengandung hisab (perhitungan) yang amat panjang

Dunia yang mengandung siksa adalah yang menghalangi atau melalikan orang dari menunaikan kewajiban-kewajiban yang diperintahkan, dan menjerumuskannya dalam berbagai pelanggaran yang terlarang. Kehidupan seperti ini akan menjadi bekal bagi pelakunya ketika menuju neraka jahanam.
muhaimin utsman

Mari Sholat Berjamaah

Sholat jamaah ialah sholat beramai-ramai yang sekurang-kurang bilangannya selain daripada solat fardhu Jumaat ialah dua orang. Seorang menjadi imam dan seorang menjadi makmum. Semakin ramai bilangan jemaah maka semakin besar pula fadhilat pahalanya.

Nabi sholallohualaihiwasalam bersabda yang bermaksud :“Solat seorang lelaki beserta dengan seorang lelaki lain lebih banyak pahalanya daripada dia bersolat seorang diri dan solat seorang lelaki beserta dua orang lelaki lebih banyak pahalanya daripada dia bersolat dengan seorang lelaki sahaja. Manakala jemaah yang lebih ramai maka jemaah itu adalah lebih dikasihi Allah.”

Tuntutan berjemaah pada solat lima waktu yang selain daripada solat fardhu Jumaat, pada pendapat yang masyhur dan paling sohih menurut Imam an-Nawawi adalah tuntutan fardhu kifayah yang diwajibkan bagi orang-orang lelaki yang berakal, baligh, bermukim, mempunyai pakaian menutup aurat dan tidak mempunyai apa-apa keuzuran syarie.

Dalil tentang amat kuatnya tuntutan berjemaah itu ialah apa yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari dan Muslim, bahawa, Rasulullah s.a.w pernah mengancam untuk membakar rumah orang yang meninggalkan solat berjemaah apabila mendengar azan tetapi engan menunaikannya solat berjemaah di masjid. Walaupun baginda tidak pernah melaksanakan perkara tersebut, namun amaran keras baginda mengenai perkara ini menunjukkan amalan solat berjemaah di masjid adalah suatu suruhan yang amat penting.

Nabi mewasiati umatnya supaya tidak meninggalkan solat berjemaah di masjid.

Sabda Rasulullah sholalohualaihiwasalam yg maksudnya, "Sesiapa yang berjalan untuk pergi mendiriian solat fardhu berjemaah, maka ianya seperti pahala haji, dan sesiapa yang berjalan untuk pergi mendirikan solat sunat (iaitu dhuha) , maka ianya seperti pahala umrah sunat".

(Hadis Riwayat Imam Ahmad bin Hanbal, Abu Daud,Tabrani , Baihaqi )

Dari Ibnu Mas'ud berkata, " Barangsiapa ingin berjumpa dengan Allah pada hari qiamat sebagai seorang Muslim, maka hendaklah ia menjaga solat lima waktu di tempat azan dikemundangkan (di masjid), kerana sesungguhnya Allah telah mensyariatkan kepada Nabi kamu Sunanul-huda (jalan-jalan petunjuk dan kebaikan), dan sesungguhnya solat berjemaah lima kali di tempat azan dikumandangkan adalah termasuk sunanul-huda. Apabila kamu solat di rumah-rumah kamu sebagaimana solatnya orang yang suka tinggal di rumahnya (tidak mau berjemaah), bererti kamu meninggalkan sunah Nabi kamu. Tiada seorang lelakupun yang berwudhuk dengan sempurna, lalu pergi ke salah satu masjid, kecualai Allah mencatat untuknya pada setiap langkah yang dilaluinya satu kebaikan, mengangkatnya satu darjaat, dan menghapuskan dengannya satu kesalahan (dosa). Sungguh aku melihat di kalangan kami tak ada orang yang meninggalkan solat berjemaah di masjid kecuali orang munafik yang telah jelas kemunafikannnya. Dan sungguh, pernah ada seorang lelaki (kerana uzur) di dipapah oleh dua orang untuk mendatangi solat berjemaah, sehingga ia diberdirikan dalam saf".
Dalam riwayat yang lain disebutkan, : "Sungguh aku telah melihat di kalangan kami tak ada orang yang meninggalkan solat berjemaah di masjid kecuali orang munafik yang telah diketahui kemunafik annnya atau orang sakit. Jika dapat, maka seseorang akan berjalan dengan dipapah oleh dua orang sehingga ia mendatangi solat (berjemaah di masjid)"
Ibu Mas'ud berkata, " Sesungguhnya Rasulullah s.a.w telah mengajari kamu sunan ul-huda, dan sesungguhnya sebahagian dari sunanul-huda itu adalah solat di masjid yang mana azan dikemanadangkan di dalamnya"

( Hadis Riwayat Muslim, Abu Daud, Nasa'i, Ibu Majah- at Targhib)

Seorang sahabat, Abdullah bin Ummi Maktum pernah bertanya kepada Rasulullah s.a.w. kemungkinan adanya keringanan untuk solat di rumah.

"Ya Rasulullah, aku seorang buta. Rumahku jauh dari masjid. Aku punya seorang. Adakah kelapangan bagiku untuk solat di rumah sahaja?."

Rasulullah balik bertanya, "Apakah engkau mendengar azan?"

Abdullah menjawab, "Ya aku mendengarnya."

Rasulullah bersabda, "Aku tidak membenarkan bagimu untuk solat di rumah."

(Hadis Riwayat Muslim dan Nasa'i)

Sahabat,

Sekiranya Abdullah bin Ummi Maktum yang buta mata dan jauh pula dari masjid masih tidak dibenarkan oleh Nabi s.a.w. untuk mengerjakan solat fardu dirumah, apatah lagi kita yang memiliki kenderaan (kereta atau motosikal) yang mana masjid atau surau banyak ada di merata tempat, tidak ada alasan kukuh untuk kita mengabaikan solat fardu berjemaah dan hanya solat bersendirian dirumah.

Nabi s.a.w. bersabda yang bermaksud, "Kalau seorang tidak pergi ke masjid meskipun dia telah dengar azan (dia lebih suka solat di rumah) tanpa sesuatu 'uzur syar'i yang kuat maka solatnya tidak diterima." Apabila para sahabat bertanya apakah 'uzur syar'i yang kuat itu, maka baginda menjawab, "Ketakutan atau sakit."

Kenapakah Rasulullah begitu menekankan untuk solat berjemaah di masjid? Rahsianya, adalah kerana masjid adalah asas utama dan terpenting bagi pembentukan masyarakat Islam.

Masyarakat Islam tidak akan terbentuk secara kukuh dan rapi kecuali dengan adanya komitmen terhadap sistem, aqidah dan anjuran Islam. Hal ini hanya dapat di tumbuhkan dengan semangat masjid.

Tidak hairanlah kalau sahabat berlumba-lumba mendekatkan dirinya di masjid. Mereka tidak rela satu pun kesempatan solat jemaah berlalu begitu sahaja. Malah, sebahagian sahabat Ansar yang tinggal jauh, ramai yang ingin memindahkan rumahnya berhampiran masjid.

Rasulullah s.a.w. juga menjelaskan bahawa jalan menuju masjid dihampiri pahala dan kebaikan. Sabda Nabi s.a.w. yang bermaksud, "Barangsiapa yang pergi ke masjid untuk berjemaah, maka satu langkah menghapuskan kesalahan (dosa) dan yang satu langkah lainnya dituliskan kebaikan. Hal itu berlangsung pada saat berangkat maupun pulang."

(Hadis Riwayat Ahmad dan Ibnu Hibban)

Pada hadis yang lain Nabi s.a.w. bersabda yang bermaksud, "Orang yang paling besar mendapatkan pahala solat adalah yang paling jauh perjalanannya ke tempat berjemaah. Sedangkan orang yang menunggu-nungu waktu solat berjemaah pahalanya lebih besar daripada orang yang solat sendirian, setelah itu dia tidur."

Sahabat yang dikasihi Allah,

Salah satu sifat orang Mukmin yang beramal soleh yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupannya adalah solah fardu di masjid secara berjemaah. Sentiasa memakmurkan masjid-masjid Allah.

Masjid adalah jantung kehidupan umat Islam. Surutnya interaksi seseorang dengan masjid mengakibatkan imannya semakin lemah. Semangat untuk beramal soleh pun secara langsung menjadi sukar. Jiwanya gersang, kering kontang. Bagi seorang Muslim, 'Rumah Allah' adalah tempat penyejuk jiwa. Setiap saat menawarkan keteduhan dan kedamaian. Sehingga dimana pun ia berada, hatinya selalu terpaut dengan masjid.

Sabda Nabi s.a.w yang bermaksud : "Solat berjemaah melebihi solat bersendirian dengan 27 darjat (atau 27 kali ganda). "

(Hadis riwayat al-Bukhari dan Musliam)

Sebenarnya fadhilat solat berjemaah adalah bertali arus, sambung menyambung, mengembang dan membesar. Orang yang bersolat jemaah bukan sahaja mendapat setakat 27 darjat, malah dia akan mendapat banyak fadhilat dan keuntungan sampingan lain lagi semasa dia berulang alik ke masjid dan semasa dia berada dalam masjid.

Sesungguhnya solat akan jadi 'peguam bela' untuk tuan diri. Disamping itu juga sesiapa sahaja hati dan jiwanya sentiasa terpaut di masjid dan sentiasa mendirikan solat fardu berjemaah akan mendapat perlindungan Arsh di Padang Mahsyar nanti .

Rasulullah s.a.w. bersabda yang bermaksud, " Ada tujuh golongan manusia yang akan mendapat perlindungan Allah pada saat tak ada lagi perlindungan selain perlindungan-Nya, iaitu :

1. Pemimpin yang adil.

2. Pemuda yang selalu beribadah kepada Allah s.w.t.

3. Seorang yang selalu terikat hatinya ke masjid.

4. Dua orang yang saling mencintai kerana Allah, mereka bersatu dan berpisah kerana-Nya.

5. Seorang yang apabila dibujuk (untuk berbuat dosa) oleh wanita cantik dan mempunyai kedudukan, maka orang itu berkata, 'saya takut kepada Allah.'

6. Seorang yang bersedekah secara sembunyi-sembunyi.

7. Dan seorang yang mengingati Allah di tempat yang sepi sampai ia mencucurkan air matanya."

(Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim)



Sahabat,

Musuh Islam sangat gerun apabila umat Islam melaksanakan solat berjamaah, kerana umat Islam dapat disatukan dalam solat-solat berjamaah dan sekaligus dapat mengumpulkan tenaga untuk menjahanamkan kufar (kafir) yang sentiada mencari jalan menjatuhkan Islam.

Mana-mana kampong yang tidak mengimarahkan masjid atau solat berjamaah , maka kampung tersebut telah dikuasai syaitan dan mudah dipesongkan oleh syaitan. Syaitan tidak akan berputus asa dan tidak akan jemu berusaha untuk merosakkan keturunan adam ataupun manusia.

Sabda Nabi s.a.w. maksudnya :"Mana-mana (kumpulan yang jumlahnya) tiga orang, samada di kampong atau di pedalaman yang tidak mendirikan solat (berjemaah), nescaya mereka akan dikuasai oleh syaitan. Kamu hendaklah berjemaah, kerana sesungguhnya serigala itu memakan (ternakan) yang jauh (terpencil daripada kumpulan)”.

(Hadis Riwayat Abu Dawud dan An-Nasai
muhaimin utsman
"Bayangkan hidup sebagai suatu permainan ketangkasan dimana kita harus memainkan keseimbangan 5 buah bola yang dilempar ke udara. Bola-bola tersebut bernama : Pekerjaan, Keluarga, Kesehatan, Teman dan Spirit dan kita harus menjaga agar ke-5 bola ini seimbang di udara.

Kita akan segera mengerti bahwa ternyata "Pekerjaan" hanyalah sebuah bola karet. Jika kita menjatuhkannya maka ia akan dapat memantul kembali.Tetapi empat bola lainnya *Keluarga, Kesehatan, Teman dan Spirit-terbuat dari gelas.

Dan jika kita menjatuhkan salah satunya maka ia akan dapat terluka, tertandai, tergores, rusak atau bahkan hancur berkeping-keping. Dan ingatlah mereka tidak akan pernah kembali seperti aslinya. Kita harus memahaminya benar dan berusaha keras untuk menyeimbangkannya. Bagaimana caranya ?Jangan rusak nilai kita dengan membandingkannya dengan nilai orang lain Perbedaan yang ada diciptakan untuk membuat masing-masing diri kita special.

Jangan tetapkan tujuan dan sasaran Kita dengan mengacu pada apa yang orang lain anggap itu penting. Hanya Kita yang mengerti dan dapat merasa "apa yang terbaik untuk kita".

Jangan mengganggap remeh sesuatu yang dekat di hati kita, melekatlah padanya seakan-akan ia adalah bagian yang membuat kita hidup, dimana tanpanya, hidup menjadi kurang berarti.

Jangan biarkan hidup kita terpuruk dengan hidup di 'masa lampau' atau dalam mimpi masa depan. Satu hari hidup pada suatu waktu berarti hidup untuk seluruh waktu hidupmu.

Jangan menyerah ketika masih ada sesuatu yang dapat kita berikan.Tidak ada yang benar-benar kalah sampai kita berhenti berusaha. Jangan takut mengakui bahwa diri kita tidaklah sempurna. Ketidaksempurnaan inilah yang merupakan sulaman benang rapuh untuk mengikat kita satu sama lain. Jangan takut menghadapi resiko. Anggaplah resiko sebagai kesempatan kita untuk belajar bagaimana menjadi berani.

Jangan berusaha untuk mengunci Cinta memasuki hidupmu dengan berkata : "tidak mungkin saya temukan". Cara tercepat untuk mendapatkan cinta adalah dengan memberinya, cara tercepat untuk kehilangan cinta adalah dengan menggenggamnya sekencang mungkin, dan cara terbaik untuk menjaga agar cinta tetap tumbuh adalah dengan memberinya "sayap".

Janganlah berlari, meskipun hidup tampak sangat cepat, sehingga kita lupa dari mana kita berasal dan juga lupa sedang menuju kemana kita. Jangan lupa bahwa kebutuhan emosi terbesar dari seseorang adalah kebutuhan untuk merasa dihargai.

Jangan takut untuk belajar sesuatu. Ilmu Pengetahuan adalah harta karun yang selalu dapat Kita bawa kemanapun tanpa membebani. Jangan gunakan waktu dan kata-kata dengan sembrono. Karena keduanya tidak mungkin kita ulang kembali jika telah lewat. Hidup bukanlah pacuan melainkan suatu perjalanan dimana setiap tahap sepanjang jalannya harus kita jalani dan nikmati.

Berjalanlah di jalan yang di Ridhai-Nya,dengan mencontoh Suri Tauladan Rasul-Nya,maka kebahagiaan Pasti menyertai.
muhaimin utsman