Jumat, 13 April 2012

Cara dan Rumus Meramal Nasib di Masa yang Akan Datang

Banyak orang yang merasa penasaran ingin mengetahui nasibnya di kemudian hari. Sebetulnya Anda bisa meramal nasib tanpa harus mendatangi para peramal nasib.  Anda bisa menerawang kejadian di masa-masa yang akan datang tanpa harus membaca zodiak, primbon, kartu ramal, menatap air bertabur kembang, bola kaca, atau menghitung kancing. Bukannya mendapat kepastian justru Anda malah semakin bingung. Semakin gelap. hahaha....
Begini kawan...

Rumus Meramal Nasib
Tanpa harus datang ke peramal, Anda sendiri sebetulnya mampu melihat nasib Anda di masa yang akan datang. Anda bisa melihat nasib Anda pada diri Anda sendiri dengan sebuah rumus. Inilah bagaimana cara dan rumus meramal nasib dimasa yang akan datang :


PIKIRAN DAN PERASAAN ANDA SAAT INI (menghasilkan) UCAPAN ANDA (menghasilkan) TINDAKAN ANDA (menghasilkan) KEBIASAAN ANDA (menghasilkan) KARAKTER ANDA (menghasilkan) NASIB ANDA.
Dari rumus di atas jelas sudah bahwa nasib Anda ditentukan oleh pikiran dan perasaan Anda saat ini. Apa yang Anda pikirkan saat ini? Bagaimana perasaan Anda saat ini? Itulah nasib Anda satu, dua, tiga tahun yang akan datang. Jadi hati-hatilah dengan pikiran dan perasaan Anda. Jika saat ini pikiran dan perasaan Anda positif maka nasib Anda juga akan baik.  Jika saat ini pikiran dan perasaan Anda negatif maka nasib Anda juga akan jelek.

Pikiran baik = Nasib Baik. Pikiran Besar = Nasib Besar

Dulu, di Jakarta ada seorang anak SD yang bercita-cita jadi presiden. Kalau melihat kondisinya kita pasti berpikiran itu cuma omong kosong. Ngimpi!!! Dia hanya seorang anak kecil, berbadan hitam dan berteman seekor monyet. Tapi tahukah Anda, sekarang anak kecil itu menjelma menjadi sosok Presiden Barrack Obama?
Itulah impian. Masih banyak orang yang menertawakan impian orang lain. Bahkan yang paling parah menertawakan impiannya sendiri. Sekarang Anda sudah tahu kan rumus meramal nasib? Masih mau menertawakan impian Anda?
Jika Anda saat ini BERPIKIR Anda bisa menjadi orang sukses, maka Anda harus PERCAYA. Lalu RASAKAN seolah-olah Anda sudah sukses. Rasakan bagaimana bangganya memiliki mobil impian. Jangan menertawakan impian dan pikiran-pikiran positif Anda.  Your are what you think, you are what you feel.

Lalu beranilah untuk menceritakan ke orang lain. UCAPKAN, “saya ingin sukses dan kaya raya. Nanti saya ingi membeli dan memiliki mobil Bugati Feyron warna biru.” Anda tidak perlu menghiraukan orang-orang yang mungkin menertawakan Anda. Cuek saja.  Ucapkan di hadapan Tuhan keinginan-keinginan Anda. Hanya Dia yang tidak pernah tega menertawakan impian Anda, doa Anda. Dengan kasih sayangnya Dia akan mewujudkan impian Anda. Dengan syarat, Anda harus bekerja sama dengan berani mengambil TINDAKAN.

Beranilah mengambil TINDAKAN. Percayalah Allah akan memberi jalan. Ambillah peluang-peluang bisnis dan jalan menuju kesuksesan Anda.  Untuk meraih kesuksesan Anda, ada banyak hal yang harus Anda lakukan.  Anda harus berani bertindak melakukan apa yang seharusnya Anda lakukan. Bertindaklah dengan gembira, antusias, dan ikhlas. Pada awalnya Anda pasti tidak nyaman dan mungkin menyakitkan. Tapi percayalah Anda akan terbiasa melakukannya. Perlahan itu akan menjadi KEBIASAAN.

Dalam meraih kesuksesan, hukumnya : ANDA PASTI AKAN MELALUI DAN MENGALAMI KEGAGALAN. Kalau sudah jatuh Anda harus ngapaiiinnn? Anak kecil saja sudah tahu jawabannya. BANGUN LAGI DONG OM! Gitu aja mewek. Cemen! Lan-jut-kan!!!

Belajarlah dari kegagalan dan kesalahan Anda. Temui orang-orang yang Anda butuhkan. Belajarlah. Jangan sakit hati dengan hinaan orang. Berbesar hati menghadapi tamparan dan nasihat. Bukalah buku. Hadiri pertemuan atau seminar yang Anda butuhkan. Bergabunglah di forum. Jangan menyendiri di kamar meratapi nasib.

Kegagalan, musibah, resiko, dan kesulitan akan membentuk Anda memiliki KARAKTER dan PRIBADI sukses. Karakter sukses harus lebih dulu dibentuk dari pada sukses itu sendiri. Pribadi 10 Milyar yang baik lebih penting dari pada uang 10 Milyarnya. Tidak ada sukses instan.
NASIB menjadi orang sukses pasti Anda capai. 10 Milyar ada di tangan Anda. Bugati Veyron ada di garasi Anda. Masih tidak percaya? Lihat lagi rumus di atas!
Pikiran Jelek = Nasib Jelek
Coba perhatikan ini :
  • Pernahkah Anda menemui orang yang selalu berpikir jelek?
  • Pernahkah Anda menemui orang yang mukanya jutek, muram, atau selalu beraura jelek?
  • Punya teman yang selalu mengeluh?
  • Punya bos yang selalu bertindak kurang ajar dan curang?
  • Punya tetangga yang punya kebiasaan menyebalkan?
  • Bagaimana karakter mereka sekarang?
  • Bagaimana nasib mereka dulu dan sekarang?
Nasib kita, Anda, dan semua orang ditentukan oleh pikiran-pikiran hari ini, kemarin, 1 tahun, atau 5 tahun kemarin. Ayu Ting Ting jadi penyanyi, karena beberapa waktu yang lalu dia berpikir ingin menjadi penyanyi terkenal. Anda yang saat ini sudah menikah, karena beberapa bulan kemarin sudah berani berpikir ingin menikah dan merasakan indahnya pernikahan.
Itulah cara dan rumus meramal nasib di masa yang akan. Bukankah Tuhan selalu mengikuti prasangka hamba-Nya? Tuhan selalu punya maksud baik kepada kita, sepahit apa pun kejadian yang sedang menimpa diri kita. Sebab Dia Maha Kasih dan Maha Sayang. Masihkah percaya dengan ramalan-ramalan nasib itu, sementara Anda tidak pernah percaya dengan diri Anda sendiri? Lalu, apa yang Anda pikirkan dan rasakan saat ini tentang masa depan?